Senin, 25 Januari 2016

SESEORANG ...


Pernahkah kau merasa begitu mencintai seseorang?
Begitu merasa hidupmu sepertinya berhenti bahagia saat dia tak ada?
Begitu merasa sempurna saat sedang bersamanya?
Begitu merasa kurang saat dia berkata dia tak akan lagi pulang?
Begitu merasa lemah saat peluknya bukan lagi untukmu?
Pernahkah?
Aku pernah.
Aku pernah begitu mencintai seseorang,
sampai aku merasa aku tak akan pernah lagi bisa
mencintai siapapun sedalam aku mencintainya.
Aku pernah begitu bahagia dan merasa hidupku begitu sempurna,
hanya dengan meluangkan waktuku bersamanya.
Melihatnya tersenyum lalu tertawa,
menggenggam jemarinya,
mendamaikan gelisahnya,
membantu segala masalahnya.
Aku pernah merasa begitu kurang,
saat suatu waktu dia berkata dia tak akan lagi pulang.
Dia bilang, rumahnya bukan terletak pada hatiku
yang telah lama dia huni dengan alas berjuta rinduku.
Aku pernah merasa begitu lemah,
sampai tak bertenaga dan tak hendak bepergian ke mana-mana.
Kulihat dia bersama seorang yang baru.
Entah siapa.
Namun pasti, peluknya bukan lagi untuk ragaku.
Aku pernah begitu dalam mencintai seseorang.
Pernah.
Dan sampai detik ini, rasa itu masih begitu dalam.
Walau telah kusuarakan dalam cinta yang diam.
#TS

1 komentar:

  1. Mendamaikan gelisahnya, aku suka bagian kalimat ini, serasa memberiku sebuah inspirasi.
    Salam silahturahimku sobat :)

    BalasHapus